Home / Buletin Militer / PEMBEKALAN NUBIKA SISWA KURSUS PENANGGULANGAN TEROR ASPEL LAUT (PTAL) XIV KORPS MARINIR TH 2018 DI KOMPI ZENI NUBIKA DITZIAD

PEMBEKALAN NUBIKA SISWA KURSUS PENANGGULANGAN TEROR ASPEL LAUT (PTAL) XIV KORPS MARINIR TH 2018 DI KOMPI ZENI NUBIKA DITZIAD

Berdasarkan Surat Komandan Detasemen Jala Mangkara Nomor: B/1819/ XII / 2017 tanggal 4 Desember 2017 tentang permohonan dukungan tempat, akomodasi, tenaga pengajar dari Pusdikzi TNI-AD dan Kizinubika Ditziad;  dan Surat Kasad Nomor : B / 4138 / XII / 2017 tanggal 22 Desember 2017 tentang pelaksanaan Kursus Penanggulangan Terorisme Aspek Laut (PTAL) XIV TA 2017 Korps Marinir, Kompi Zeni Nuklir Biologi dan Kimia Direktorat Zeni Angkatan Darat menyelenggarakan penataran pembekalan kemampuan Nubika kepada Siswa Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL) XIV pada tanggal 1 s.d. 7 April 2018 bertempat di Komplek Kompi Zeni Nuklir Biologi dan Kimia, Cogrek. Kec. Parung Kab Bogor.

Kursus Penanggulangan Teror Aspek Laut (PTAL) XIV merupakan program khusus dalam kalender Perencanaan Pendidikan (Rendik) TNI AL TA. 2017, yang dilaksanakan dalam rangka memberikan pembekalan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan bagi prajurit Intai Amfibi Korps Marinir dan Pasukan Katak guna mencapai standar kualifikasi perorangan, dasar untuk menjadi personel Detasemen Jala Mangkara. Para peserta kursus PTAL ke-14 TA. 2017 telah mengikuti kursus sejak bulan November tahun 2017 dan telah dibekali dengan pengetahuan dan ketrampilan berupa Introduksi Intelijen, taktik dan teknik penanggulangan teror, dan beberapa kemampuan spesialis serta pemantapan ketrampilan perorangan lanjutan, dan saat ini merupakan salah satu tahapan memperoleh kemampuan dan keterampilan spesialisasi menghadapi ancaman bahaya Nuklis Biologi dan Kimia.

          Dengan waktu kegiatan pembekalan yang hanya 1 minggu, mereka memperoleh materi kenubikaan secara terbatas dengan materi diantaranya , Pengetahuan Bahaya Senjata Nubika yakni pengetahuan tentang macam dan jenis bahan kimia berbahaya dengan campuran-campuran racun kimia yang pernah digunakan di dalam perang dunia. Macam dan jenis agensia biologi berbahaya yang pernah dan dapat digunakan sebagai senjata biologi, dan macam serta jenis bahan radiologi nuklir yang berbahaya dan dapat digunakan sebagai senjata perang.

            Materi berikutnya adalah Standar Kemampuan Nubika Tingkat Perorangan; materi ini diajarkan tentang kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang personel nubika yakni kemampuan menggunakan pakaian proteksi, alat pendukung proteksi dan cara menanggalkannya.  Dalam materi ini diajarkan pula kemampuan-kemampuan pemakaian Topeng Pelindung Nubika, menggunakan Set Perlindungan Nubika Perorangan, dekontaminasi Primer, Tindakan Darurat Terkena Racun Syaraf, penggunaan Dosimeter Perorangan; Materi ke-3 setelah standar kemempuan nubika tingkat perorangan, siswa kursus PTAL memperoleh materi Penyelidikan Nubika;

Penyelidikan Kegiatan Nubika memerlukan keterangan tentang bahaya yang berkaitan dengan aspek Nubika.   Pengumpulan keterangan ini dapat dilaksanakan oleh Tim Lidik Nubika pada saat sebelum, selama  dan sesudah terjadinya serangan atau insiden Nubika.  Mengerti dan dapat melaksanakan deteksi radiasi Nuklir dan prosedur pengambilan sampel Nuklir/Radioaktif; Mengerti dan dapat melaksanakan deteksi bahaya Kimia dan prosedur pengambilan sampel Kimia;   Mengerti dan dapat melaksanakan deteksi Biologi dan prosedur pengambilan sampel biologi; serta    mengerti dan dapat melaksanakan pembuatan Laporan Nubika-4 dan pelabelan sampel Nubika.

Prosedur Dekontaminasi di  Stasiun Dekont Nubika; Dekontaminasi Nubika adalah kegiatan yang   dilaksanakan oleh Regu Dekon Ton Nubika dalam rangka mengendalikan sebaran kontaminasi dan menghilangkan/menetralisir kontaminan Nuklir, Biologi, atau Kimia yang melekat pada permukaan tubuh, kaporlap, alkap, kendaraan dan wilayah. Dalam kegiatan materi ini dibagi dalam dua garis besar yakni Dekontaminasi Nubika (Dekon Nuklir, Dekon Biologi, dan Dekon Kimia) dan Prosedur Dekontaminasi Nubika di Stasiun Nubika.

Diakhir kegiatan pembekalan diadakan aplikasi kegiatan menghadapi bahaya ancaman nubika disesuaikan dengan tugas pokok Denjaka Marinir. Siswa kursus PTAL dalam tugasnya menghadapi ancaman terorisme untuk menyelamatkan sandera maupun mendapatkan bahan keterangan intelijen dapat menghadapi kondisi kontaminasi kimia, biologi maupun nuklir akibat senjata musuh. Di kegiatan aplikasi ini diharapkan satuan Denjaka dapat melaksanakan tugasnya walaupun menghadapi daerah yang terkena kontaminasi nubika.

Setelah menyelesaikan kursus PTAL ini peserta akan mengikuti program lanjutan berupa pendidikan dan kursus lanjutan baik di dalam negeri maupun di luar negeri.  Saat ini Kursus PTAL yang diikuti oleh sebanyak 22 orang peserta berasal beberapa kesatuan yaitu Batalyon Infai Amfibi-1 Mar Surabaya, Batalyon Infai Amfibi-2 Mar Jakarta dan Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI-AL.

Pelajaran Teori di Kelas

Pelajaran Teori di Kelas

Praktek pemakaian pakaian proteksi di kelas

Praktek merasakan Efek Granat Asap dalam kamar gas

Praktek Lapangan Materi Dekontaminasi

Praktek Lapangan Materi Dekontaminasi

 

Aplikasi Penyelamatan korban sandera

 

Foto bersama

Acara Penutupan Penataran

About admin

Check Also

Rangkaian Kegiatan HUT ZENI AD