Home / Buletin Militer / PENATARAN GEO LISTRIK & WATER DRILLING SATUAN JAJARAN ZENI DI PUSDIKZI

PENATARAN GEO LISTRIK & WATER DRILLING SATUAN JAJARAN ZENI DI PUSDIKZI

Zeni sebagai salah satu fungsi  teknis  militer umum TNI  AD  melaksanakan   tugas memberi bantuan Zeni guna meningkatkan gerak maju pasukan sendiri,   menghambat  gerak  maju  musuh serta menjamin  kelangsungan hidup satuan yang dibantu dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD.  Bantuan Zeni tersebut diselenggarakan  mendukung  operasi  militer  baik  operasi  militer  untuk perang(OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP).

            Peningkatan kemampuan satuan Zeni melalui pendidikan, latihan dan penataran perlu mendapatkan perhatian serius agar bantuan Zeni dapat optimal diberikan dan mampu menyesuaikan dinamika perkembangan lingkungan strategis dan tuntutan tugas. Salah satu fungsi kemampuan Zeni yaitu menyiapkan sarana air bersih guna menjaga kelangsungan hidup pasukan kawan sehingga kebutuhan untuk air bersih dapat terpenuhi.

            Agar dapat tercapainya tugas tersebut, diperlukan peningkatan kemampuan personel prajurit satuan jajaran Zeni TNI AD melalui Penataran Perbekalan Air (Geolistrik dan Waterwell Drilling on Trailer). Melalui penataran terpusat ini diharapkan prajurit satuan Zeni TNI AD memahami dan mampu memberikan Perbekalan Air (Geolistrik dan Waterwell Drilling on Trailer) dalam setiap medan tugas yang dihadapi. Penataran ini diikuti oleh 35 orang Pa/Ba/Ta dari satuan Zeni AD, yang dilaksanakan pada tanggal 13 Maret sd 27 Maret 2018.       

Kondisi air tanah dapat diketahui dari kondisi akuifer. Akuifer adalah suatu lapisan batuan atau formasi geologi yang mempunyai struktur yang memungkinkan air untuk masuk dan bergerak melaluinya dalam kondisi normal .

Air tanah merupakan salah satu komponen dari suatu sistem peredaran air di alam yang disebut siklus hidrologi. Siklus hidrologi sendiri adalah suatu proses siklus dan perubahan bentuk dari air di alam yang berlangsung secara terus menerus, baik air yang berada di laut, di atmosfer maupun yang berada di daratan.

Proses sirkulasi air di alam dan komponen-komponen yang berpengaruh didalamnya merupakan suatu proses berjalan secara alami dan berkesinambungan. Uap air dari permukaan tanah (danau, laut, sungai, kolam) dan transpirasi tumbuhan akan bergerak naik ke atmosfer oleh proses pendinginan dan kondensasi menjadi awan dan embun yang kemudian pada kondisi meteorologi tertentu terjadi proses presipitasi berupa hujan.

Untuk menentukan sumber air tanah ada beberapa cara antara lain :

1.Menggunakan Garam
Menentukan Sumber Air yang banyak bisa juga dengan teknik garam. Adapun caranya. Sekitar pukul 20.00 WIB ambil garam 1-2 genggam,taruhlah garam tersebut pada titik yang mau dibuat Sumur baik Sumur Bor atau Sumur gali,kemudian tutup rapat dengan kaleng bekas.Selanjutnya silahkan dilihat garam tersebut pada waktu paginya jika habis atau tinggal sedikit berarti pada titik tersebut kemungkinan besar ada sumber airnya.

Teknik Garam

2.Tehnik daun pisang/daun keladi/tempurung kelapa.

Teknik ini adalah uji kelembapan pada daerah yang di duga memiliki sumber air di dalam tanah, teknik ini sederhana, caranya adalah ambillah beberapa lembar daun pisang dan taruhlah pada beberapa titik yang akan di bor atau digali pada sekita jam 21.00 atau jam 22.00 malam, pagi harinya silahkan lihat embun yang menempel pada daun pisang tersebut (pada bagian bawah daun tadi), semakin banyak embun yang menempel semakin banyak debit air bawah tanah tersebut. Namun jika daunnya tetap kering berarti tidak ada sumber air di bawah daun tersebut jadi harus dicari lokasi lain sampai tepat.

Teknik Daun Pisang / Analisa Kelembapan

3.Teknik menggunakan kawat tembaga (dowsing rods).

      Siapkan 2 batang kawat tembaga panjang @50cm diameter 3mm, 2 selang stainless @10cm diameter dalam 5mm . Kedua kawat dibengkokan 90 derajat dengan pembagian 40 cm dan 10 cm. Bagian kawat 10 cm dimasukan ke selang stainless. Genggam kedua selang stainless masing-masing dengan tangan kanan dan kiri setinggi pinggang dengan kedua kepalan tangan dirapat sejajar. Berjalan maju maupun mundur, dengan posisi mengenggam kedua selang stainless pusatkan perhatian pada tanah yang dilalui, sambil merasakan gerakan ujung kedua kawat tembaga jika kedua kawat saling lurus sejajar, petanda tempat tersebut dibawahnya tidak ada sumber air. Apabila kedua kawat saling menyilang, maka petanda pada titik tersebut didalam tanah sumber air. Untuk memastikannya, coba mundur beberapa langkah dan maju beberapa langkah sambil mengenggam kedua selang stainless untuk memastikan apakah pada titik tersebut posisi kawat akan saling silang.

      Langkah berikutnya, jalan dari arah berlawanan untuk memastikan titik tersebut benar-benar memiliki sumber air. Jika kedua kawat pada titik yang sama bersilangan, maka kita bisa membuat tanda pada titik tersebut untuk bor, lakukan hal yang sama beberapa kali untuk memeastikan lokasi  sumber air begitupun hal yang sama pada titik sumber air di lahan yang lain.

4. Geo Listrik.

    • Salah satu tekhnik untuk menentukan titik pengeboran dengan lokasi yang memiliki cekung air/sumber air yang banyak (akuifer) adalah dengan metoda Geolistrik. Metoda ini memerlukan lahan untuk dilakukan survey yang cukup luas untuk mencari cekungan air (akuifer) di dalam tanah. Dengan menggunakan teknik resistivity maka dapat ditentukan tahanan yang disesuaikan dengan kontur tanah/jenis batuan yang merupakan sumber air. Sehingga dapat ditentukan kedalaman yang ideal untuk mencapai air yang cukup banyak dan kualiatas yang baik. Dikarenakan Peralatan geolistrik ini cukup mahal, maka setiap pengeboran melakukan survey terlebih dahulu. Kegiatan survey geolistrik ini bisa memperoleh informasi keadaan tanah hingga 150 meter. Survey geolistrik ini juga dapat digunakan untuk mengetahui kandungan mineral lainnya yang terdapat diperut bumi seperti batu andesit, pasir,  bijih besi, batubara, emas dan kandungan mineral lainnya. aat ini karena peralatan geolistrik semakin baik dengan dukungan peralatan makin canggih maka jasa survey akan bisa lebih cepat dilaksanakan dan debit kandungan air dan mineralnya.

      Metode Pelaksanaan Untuk peyelidikan geolistrik ini menggunakan konfigurasi schlumberger, dengan metode pengukuran “Vertical ElectricSounding” (VES).

      Komposisi lumpur pemboran ditentukan oleh kondisi lubang bor dan jenis formasi yang ditembus oleh mata bor. Ada dua hal penting dalam penentuan komposisi lumpur pemboran, yaitu :

      • Semakin ringan dan encer suatu lumpur pemboran, semakin besar laju penembusannya.
      • Semakin berat dan kental suatu lumpur pemboran, semakin mudah untuk mengontrol kondisi dibawah permukaan separti masuknnya fluida formasi bertekanan tinggi. Bila keadaan ini tidak dapat diatasi maka akan menyebabkan semburan liar (blowout).

      Jenis Lumpur Pemboran

      Penentuan lumpur pemboran yang digunakan dalam suatu operasi pemboran didasarkan pada kondisi bawah permukaan dari formasi yang sedang ditembus.
      Water-Base Mud

      Pada lumpur pemboran jenis water-base mud, zat komponen yang paling banyak digunakan adalah water base mud (kurang lebih 80%). Komposisi lumpur ini terdiri dari air tawar atau air asin, clay dan chemical additives. Komposisi ini ditentukan oleh kondisi lubang bor. Pedoman operasional dalam pembuatan water base mud secara umum adalah sebagai berikut :

      • Surface drilling operasional, digunakan lumpur biasa (natural mud) dengan sedikit additive paling banyak digunakan.
      • Hard subsurface drilling operations, bila menembus formasi keras (porositas rendah) digunakan lumpur encer.
      • Soft subsurface drilling operations, bila menembus formasi bertekanan tinggi (porositas tinggi), digunakan lumpur berat.
        Water based mud merupakan jenis lumpur yang paling umum digunakan karena murah, mudah penggunaanya dan membentuk “filter cake” (kerak lumpur) yang berguna untuk lubang bor dari bahaya gugurnya dinding lubang bor.

      Photo bersama setelah pembukaan penataran di Pusdikzi

      Pelajaran di Klas

      Praktek Bentangan Kabel Geo Listrik
      Water Drilling on Trailer

      Penentuan Titik Pengeboran

    • Pipa Bor
    • Pemasangan Pipa Bor
    • Sumber Air di Temukan Kedalaman 80 m

About admin

Check Also

BANTUAN ZENI TO LOMBOK

VIDEO DOKUMETASI SATGAS GEMPA LOMBOK 2018