Home / Buletin Militer / RABINNISCAB ZENI TA 2018

RABINNISCAB ZENI TA 2018

Rapat Pembinaan Teknis Kecabangan (Rabinniscab) Zeni TA 2018 dilaksanakan pada tanggal 12 s.d. 13 Maret 2018 bertempat di Aula Zidam III/SLW. Sebelumnya, para peserta telah melaksanakan rangkaian kegiatan Apel Komandan Satuan (yang dilaksanakan di Pusat Pendidikan Infantri, Cipatat) dan Rabinniscab Terpusat (yang dilaksanakan di Pusat Kesenjataan Kavaleri, Bandung).

Rabinniscab Zeni merupakan sarana bagi pembina teknis kecabangan Zeni untuk meningkatkan perannya selaku LKT dalam rangka pembinaan satuan dan penguasaan keterampilan teknis dan taktis kecabangan zeni, sehingga terpelihara mutu dan kemampuan satuan baik secara perorangan maupun hubungan satuan.

Rabinniscab Zeni merupakan program tahunan yang diikuti oleh seluruh Kepala/Komandan Satuan Zeni dan Kepala Zeni Kotama di seluruh Indonesia. Tema yang diusung dalam Rabinniscab Zeni TA 2018 adalah “ Melalui Rabinniscabzi TA 2018 Kita Tingkatkan Interoperabilitas Kecabangan Zeni AD dalam Operasi Tempur (Studi Kasus dalam Operasi Serangan)”.

Rabinniscab Zeni TA 2018 dibuka oleh Direktur Zeni Angkatan Darat, dan pada sambutannya, Dirziad menyampaikan bahwa dalam menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks, Zeni AD melaksanakan penataan gelar satuan Zeni dengan membuat rencana strategis pembentukan 1 Denzipur di Bengkulu dan pengembangan Denzipur-4/YKN menjadi Yonzipur. Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kesiapan satuan, Zeni AD juga melakukan modernisasi alut dengan mengadakan alut baru, antara lain pengadaan Amphibious Ponton, Medium Girder Bridge,  ransus Jihandak dan Nubika, serta robot penyapu ranjau.

Pada acara Rabinniscab Zeni tersebut, dibahas bagaimana peran serta kecabangan Zeni dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI-AD dihadapkan pada perkembangan dan ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan alutsista yang ada saat ini, serta tuntutan tugas di masa depan yang semakin kompleks. Kecabangan Zeni diharapkan dapat mewujudkan interoperabilitas dalam taktik operasi serangan, serta bagaimana menyiapkan alutsista kecabangan Zeni AD untuk mendukung interoperabilitas dalam taktik operasi serangan. Hasil pembahasan tersebut dijadikan sebagai kontribusi pemikiran dari kecabangan Zeni AD pada makalah “Perubahan Taktik Bertempur pada Operasi Matra Darat Dihadapkan pada Perkembangan Alutsista (Studi Kasus pada Operasi Serangan)”, yang dibahas pada kegiatan Rabinniscab Terpusat AD.

Melalui Rabinniscab Zeni, para Ka/Dansat Zeni diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan pengetahuan, daya inovasi, dan kreativitas serta kepekaan terhadap perubahan paradigma perang sesuai doktrin yang ada, sehingga kecabangan Zeni AD dapat melaksanakan tugas pokoknya. Melalui Rabinniscab Zeni ini juga diharapkan satuan Zeni AD dapat terus berkembang, baik dari aspek kualitas sumber daya manusia maupun dari alutsistanya yang lebih modern

Pengarahan Dirziad kepada Peserta Rabiniscabzi

Peserta Rabiniscabzi

About admin

Check Also

RAKERNIS DITZIAD TA 2019