Home / Buletin Militer / RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KE 39 PRIMER KOPERASIKARTIKA SATYA BHAKTI DITZIAD TA. 2017

RAPAT ANGGOTA TAHUNAN KE 39 PRIMER KOPERASIKARTIKA SATYA BHAKTI DITZIAD TA. 2017

Ketika berbicara tentang Koperasi maka tidak akan bisa terlepas dengan Rapat Anggota Tahunan ( RAT ). Dalam konteks Koperasi apapun bentuknya Koperasi simpan pinjam , koperasi konsumen dan sebagainya keberadaan RAT dalam Koperasi sangat memegang peranan penting.Rapat anggota Koperasi dilaksanakan minimal 1 tahun sekali yang disebut sebagi RAT, tetapi sesungguhnya Rapat Anggota dapat dilakukan sewaktu- waktu jika memang terdapat masalah Koperasi yang kewenanganya ada pada Rapat anggota.

Pada Hari Rabu, 7 Februari 2018 bertempat di Graha Zeni Ditziad PRIMER KOPERASI KARTIKA  SATYA  BHAKTI melaksanakan Rapat Anggota Tahunan ke 39, yang dihadiri oleh anggota koperasi sejumlah 362 dari 649 orang, sesuai dengan aturan syarat RAT koperasi dapat dilaksanakan apabila jumlah anggota yang hadir minimal 50 % + 1 dari seluruh anggota koperasi.

Dalam  susunan acara RAT PRIMER KOPERASI KARTIKA  SATYA  BHAKT tersebut dibacakan sambutan dari Dirziad oleh Wadirziad sebagai Pembina PRIMER KOPERASIKARTIKA SATYA BHAKTI . Dalam amanat disampaikan bahwa Koperasi merupakan kumpulan orang dan bukan kumpulan modal. Koperasi harus betul-betul mengabdi kepada kepentingan perikemanusiaan semata-mata dan bukan kepada kebendaan. Kerjasama dalam koperasi didasarkan pada rasa persamaan derajat, dan kesadaran para anggotanya. Koperasi merupakan wadah demokrasi ekonomi dan sosial. Koperasi adalah milik bersama para anggota, pengurus maupun pengelola. Usaha tersebut diatur sesuai dengan keinginan para anggota melalui musyawarah rapat anggota, oleh karena itu PRIMER KOPERASIKARTIKA SATYA BHAKTI, merupakan tanggung jawab bersama, harus dikawal dan diawasi agar dapat menggunakan dana yang ada sesuai ketentuan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan anggota.

Setelah acara sambutan dilanjutkan, RAT PRIMER KOPERASI KARTIKA SATYA BHAKTI, yang dipimpin langsung oleh Keprimkopad Kapten Czi Suwarna. Dalam RAT tersebut disampaikan kepada seluruh anggota Koperasi tentang hasil yang sudah dicapai pada tahun 2017, dan PRIMER KOPERASI KARTIKA SATYA BHAKTI, mendapatkan apresiasi dari Dekopinda Jakarta Timur merupakan koperasi yang baik dapat meningkatkan kesejahteraan anggotanya. Keprimkopad pada RAT juga menyampaikan Rencana Kerja tahun 2018 kepada anggota dan apabila sudah di setujui anggota akan dituangkan dalam buku Rencana kerja 2018.

Anggaran Dasar Primer Koperasi Kartika Satya Bhakti maka sidang Rapat Anggota Tahunan Ke 39 Primer Koperasi Kartika Satya Bhakti Tutup Buku Tahun 2017 pada hari Rabu, 7 Februari 2018 dengan aklamasi menghasilkan keputusan-keputusan yang diterima dan disahkan oleh forum Rapat Anggota Tahunan, sebagai berikut:

1) Diterima dan disahkan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke 39 Primer Koperasi Kartika Satya Bhakti Tutup Buku Tahun 2017 pada hari Rabu, 7 Februari 2018.

2) Diterima dan disahkan susunan acara dan tata tertib Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke 39 Primer Koperasi Kartika Satya Bhakti Tutup Buku Tahun 2017.

3) Diterima dan disahkan seluruh isi laporan Pertanggungjawaban Pengurus Primer Koperasi Kartika Satya Bhakti atas pelaksanaan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tutup Buku Tahun 2017.

4) Diterima dan disahkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Tahun 2018.

5) Diterima dan disahkan laporan pengawas atas hasil pemeriksaan terhadap laporan pertanggungjawaban pengurus tentang pelaksanaan Renja dan RAPB Tutup Buku Tahun 2017.

6) Diterima dan disahkan kenaikan Pinjaman Usipa yang semula sebesar Rp 17.000.000,- dinaikkan menjadi Rp. 20.000.000,- per anggota untuk semua pangkat dan golongan dengan potongan 1 s.d. 15 kali melalui potong gaji.

7) Diterima dan disahkan kenaikan THR tahun 2018 sebesar Rp 50.000,- yang semula Rp. 350.000,- dinaikkan menjadi Rp. 400.000,- per anggota.

8) Diterima dan disahkan untuk dana cadangan sebesar 75% digunakan untuk tambahan modal usaha Koperasi dan 25% disimpan dalam bentuk rekening Bank atas nama Koperasi.

9) Diterima dan disahkan kenaikan bantuan uang duka yang semula sebesar Rp 2.000.000,- dinaikkan menjadi Rp. 2.500.000,- menggunakan dana sosial.

10) Diterima dan disahkan kenaikan bantuan Beasiswa, adalah:

     – SD  sebesar Rp 150.000,- menjadi Rp. 200.000,- per bulan.

     – SMP sebesar Rp 175.000,- menjadi Rp. 250.000,- per bulan.

     – SMA sebesar Rp 200.000,- menjadi Rp. 300.000,- per bulan.

11) Disetujuinya oleh forum RAT untuk tahun 2018 bagi yang belanja dan piutang terbanyak akan diberi hadiah (belanja dan piutang yang sudah terbayar secara lancar/tidak pernah nunggak dalam satu tahun berjalan)

12)  Diterima dan disahkan pengangkatan kembali pengurus, pengelola usaha dan pengawas Primer Koperasi Kartika Satya Bhakti.

RAT PRIMER KOPERASI KARTIKA SATYA BHAKTI, dapat berjalan dengan tertib dan aman dan diakhiri dengan kegiatan pembagian Door Prize sejumlah 350 buah.

tersebut Koperasi adalah badan usaha berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaanDari jumlah seluruh anggota koperasi……. yang dihadiri dalam RAT adalah ……sehingga RAT dapat dilaksanaka  karena sesuai ketentuan bahwa  RAT minimal dihadiri oleh 50 % + 1dari seluruh anggota Koperasi

Kewenangan Rapat anggota berwenang menetapkan :
a. Anggaran Dasar;
b. kebijaksanaan umum di bidang organisasi, manajemen, dan usaha Koperasi;
c. pemilihan, pengangkatan, pemberhentian Pengurus dan Pengawas;
d. rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja Koperasi, serta pengesahan laporan keuangan;
e. pengesahan pertanggungjawaban Pengurus dalam pelaksanaan tugasnya;
f. pembagian sisa hasil usaha;
g. penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran Koperasi.

Dalam RAT tersebut dihadiri oleh para pejabat dan anggota Ditziad yang merupaja

Jika sewaktu2 terjadi permasalahan yang hanya bisa diputuskan melalui RA maka pengurus koperasi atau pengawas koperasi atau anggota koperasi dapat mengusulkan pelaksanaan rapat anggota kepada pengurus koperasi. Jika usulan tersebut di dukung oleh 50 % + 1 anggota koperasi atau minimal 2 % dari anggota koperasi ( ketentuan tersebut sesuai dengan AD / ART Koperasi ) maka pengurus harus menyelenggarakan Rapat Anggota yang disebut Rapat Anggota istemewa.

Rapat Anggota koperasi merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam Koperasi Indonesia yang Rapat oleh anggota koperasi dan pelaksanaannya diatur dalam Anggaran Dasar. Ketentuan ini sebenarnya menjadi bagian integral dari koperasi indonesia yang berlaku untuk seluruh koperasi Indonesia.

Keputusan Rapat Anggota koperasi dilakukan dengan musyawarah untuk mencapai mufakat dan apabila tidak diperoleh keputusan dengan cara musyawarah, maka pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak atau kita sering mengenalnya dengan voting.

Pengambilan keputusan berdasarkan mufakat dilakukan setelah kepada anggota koperasi yang hadir diberikan kesempatan untuk mengemukakan pendapat serta saran yang kemudian dipandang cukup untuk diterima oleh anggota koperasi sebagai sumbangan pendapat dan pemikiran bagi penyelesaian masalah yang sedang dimusyawarahkan.

Keputusan berdasarkan musyawarah mufakat adalah sah apabila diambil dalam rapat yang dihadiri oleh anggota koperasi sesuai dengan persyaratan kuorum, dan disetujui oleh semua yang hadir.

Keputusan berdasarkan suara terbanyak diambil apabila keputusan berdasarkan mufakat sudah tidak terpenuhi karena adanya pendirian sebagian anggota koperasi yang tidak dapat dipertemukan lagi dengan pendirian pendapat anggota koperasi yang lain.

Pengambilan pendapat berdasarkan suara terbanyak oleh anggota koperasi dapat dilakukan secara terbuka atau secara rahasia. Pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak secara terbuka dilakukan apabila menyangkut kebijakan. Sedangkan pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak secara rahasia dilakukan apabila menyangkut orang atau masalah lain yang dipandang perlu.

Keputusan berdasarkan suara terbanyak adalah sah apabila diabil dalam rapat yang dihadiri oleh anggota koperasi yang sesuai dengan persyaratan kuorum dalam AD/ART Koperasi dan disetujui oleh lebih dari separuh jumlah anggota koperasi yang hadir. Apabila sifat masalah yang dihadapi tidak tercapai dengan satu kali pemungutan suara, Pimpinan rapat mengusahakan agar diperoleh jalan keluar yang disepakati atau melaksanakan pemungutan suara berjenjang.

Pemungutan suara berjenjang dilakukan untuk memperoleh dua pilihan berdasarkan peringkat jumlah perolehan suara terbanyak. Selanjutnya apabila telah diperoleh dua pilihan, pengambilan keputusan dilakukan berdasarkan suara terbanyak yang diperoleh dari dua pilihan tersebut.

Pemberian suara secara terbuka untuk menyatakan setuju, menolak, atau tidak menyatakan pilihan (abstain) dilakukan oleh anggota rapat yang hadir dengan cara lisan, mengangkat tangan, berdiri, tertulis, atau dengan cara lain yang disepakati oleh anggota rapat.

Penghitungan suara dilakukan dengan menghitung secara langsung tiap-tiap anggota rapat. Anggota yang meninggalkan sidang (walk out) dianggap telah hadir dan tidak mempengaruhi sahnya keputusan. Apabila hasil pemungutan suara tidak memenuhi ketentuan, maka dilakukan pemungutan suara ulangan yang pelaksanaannya ditangguhkan sampai rapat berikutnya dengan tenggang waktu tidak lebih dari 24 (dua puluh empat) jam.

Apabila hasil pemungutan suara ulangan tidak juga memenuhi ketentuan tentang pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak, maka masalahnya menjadi batal.

Pemberian suara secara rahasia dilakukan dengan tertulis, tanpa mencantumkan nama, tanda tangan, atau tanda lain yang dapat menghilangkan sifat kerahasiaan. Pemberian suara secara rahasia dapat juga dilakukan dengan cara lain yang tetap menjamin kerahasiaan. Apabila hasil pemungutan suara tidak memenuhi ketentuan tentang pengambilan keputusan berdasarkan suara terbanyak, maka pemungutan suara diulang sekali lagi dalam rapat itu juga. Dan apabila hasil pemungutan suara ulang tidak juga berhasil mengambil keputusan maka pemungutan suara secara rahasia menjadi batal.

Dalam pemungutan suara, setiap anggota mempunyai hak satu suara. Didalam Rapat Anggota Koperasi berhak meminta keterangan dan pertanggungjawaban Pengurus dan Pengawas Koperasi mengenai pengelolaan Koperasi.

Rapat Anggota koperasi yang salah satunya bertujuan untuk mengesahkan pertanggungjawaban Pengurus sebaiknya diselenggarakan paling lambat 6 bulan setelah tahun buku. Jika tahun tutup buku Desember maka RAT koperasi dilaksanakan selambat lambatnya bulan Juli.

About admin

Check Also

RAKERNIS DITZIAD TA 2019